Training Strategi Mengelola Serikat Pekerja

Latar Belakang Training Strategi Mengelola Serikat Pekerja :

Serikat Pekerja (Buruh) adalah persatuan pekerja yang berbentuk organisasi untuk mencapai tujuan bersama seperti melindungi integritas pekerja, negosiasi upah yang lebih tinggi dan kondisi kerja yang lebih baik. Tawar-menawar serikat buruh, dengan majikan atas nama anggota serikat (pangkat dan jabatan anggota) dan melakukan negosiasi kontrak kerja (perjanjian kerja bersama) dengan majikan. Tujuan paling umum dari asosiasi atau serikat adalah “mempertahankan atau meningkatkan kondisi kerja mereka”

Di Indonesia, Serikat Pekerja diakui secara hukum sebagai wakil pekerja di semua industri. Aktifitas Serikat Pekerja berpusat pada perundingan Kesepakatan Kerja Bersama yang akan menentukan upah, tunjangan, dan kondisi kerja untuk keanggotaan mereka, dan mewakili anggota serikat dalam perselisihan dengan manajemen atas pelanggaran ketentuan kontrak. Serikat Pekerja biasanya terlibat dalam kegiatan melobi dan berkampanye di tingkat pemerintah pusat dan pemerintah daerah.

Kegiatan negosiasi kondisi Kesepakatan Kerja Bersama termasuk negosiasi upah, aturan kerja, prosedur pengaduan, aturan yang mengatur perekrutan, pemecatan dan promosi pekerja, manfaat, keselamatan kerja dan kebijakan. Perjanjian Kerja Individu dinegosiasikan oleh serikat mengikat dengan majikan dan dalam beberapa kasus untuk pekerja non-anggota lainnya. Serikat pekerja secara tradisional memiliki konstitusi yang detail tentang tata kelola untuk unit perundingan dan juga memiliki struktur organisasi di berbagai tingkat pemerintahan tergantung pada industri dimana Pekerja terikat perjanjian kerja secara hukum untuk memberikan fungsi mereka dalam bernegosiasi.

Gambaran Ringkas

“Strategic Manajemen adalah proses yang berkelanjutan yang mengevaluasi dan mengendalikan bisnis dan industri di mana Perusahaan dan Serikat Pekerja terlibat, menilai pesaingnya dan membuat tujuan strategis untuk melampaui pesaing yang ada dan potensial, dan kemudian mengkaji kembali setiap strategis secara tahunan atau kuartalan secara teratur untuk menentukan bagaimana telah dilaksanakan dan apakah telah berhasil atau membutuhkan penggantian dengan strategi baru guna memenuhi suatu keadaan yang berubah, teknologi baru, pesaing baru, lingkungan ekonomi baru, atau lingkungan sosial, keuangan, atau politik baru. ” Manajemen Strategis juga dapat didefinisikan sebagai “identifikasi tujuan dan rencana organisasi serta tindakan untuk mencapai tujuan, yang merupakan suatu rangkaian keputusan dan tindakan yang menentukan kinerja manajemen jangka panjang di perusahaan saat melakukan bisnis, termasuk merumuskan dan menerapkan strategis yang akan membantu dalam menyelaraskan organisasi dan lingkungannya untuk mencapai tujuan organisasi. “

Tujuan

  1. Memberikan peran penting untuk kerangka kerja dalam hal perselisihan antara serikat pekerja dan pengusaha atau organisasi asosiasi di sisi lain.
  2. Memberikan penyelesaikan atas masalah yang timbul antara pengusaha dengan karyawan; dan serikat pekerja dengan asosiasi pengusaha.
  3. Memberikan penyelesaian atas masalah yang timbul yang disebabkan perbedaan dalam pelaksanaan perdamaian dari perselisihan yang timbul, karena jaringan serikat pekerja dan/atau asosiasi pengusaha, jauh dari lokasi kedudukan perselisihan
  4. Menghilangkan hambatan organisasi antar departemen dan menghilangkan lapisan manajemen untuk menciptakan hirarki organisasi yang datar.

Implementasi Strategis

Menerapkan strategi dengan melibatkan prosedur Change Management dalam prosedur mempekerjakan, pengorganisasian dan sumber daya.

  1. Pengorganisasian
    • Menerapkan strategi yang mungkin memerlukan perubahan organisasi, seperti membuat unit baru, penggabungan yang sudah ada atau bahkan beralih dari dari struktur geografis ke fungsional atau sebaliknya. Pengorganisasian juga melibatkan penyatuan faktor dan pengaturan urutan yang disukai dan straight.
  2. Resourcing
    • Implementasi mungkin memerlukan perubahan anggaran yang signifikan, yang mempengaruhi sumber daya manusia dan belanja modal.
  3. Perubahan manajemen
    • Menerapkan strategi yang mungkin memiliki efek bagi seluruh organisasi, dengan meminimalkan gangguan yang dapat mengurangi biaya dan menghemat waktu, dengan menunjuk seseorang untuk ahli dalam perubahan, yang bertujuan meminta lawan untuk proaktif dalam mengidentifikasi dan mengurangi masalah.
  4. Penjajaran
    • Representasi visual dari strategi yang diukur terhadap tingkat pemahaman dan pelaksanaan di berbagai bagian organisasi, berfokus pada pengukuran keselarasan strategis organisasi.

Topics training

Training Methods

Results of Training

Peserta training

Kami dapat menyelenggarakan Public Training ataupun inhouse Training Strategi Mengelola Serikat Pekerja di seluruh wilayah indonesia. Untuk mendapatkan info training Strategi Mengelola Serikat Pekerja serta mendaftarkan diri anda mengikuti training Strategi Mengelola Serikat Pekerja yang akan kami selenggarakan, anda dapat mengirim surel di email kami trainingsemangatindo@gmail.com atau anda dapat pula mengisi formulir pra registrasi yang tersedia dibawah ini. 

Form Request Training
  1. Isi Data Berikut ( Tidak Mengikat )
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (required)
  9. (required)