PERAN LEMBAGA KERJA SAMA BIPARTIT DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL

Berikut ini adalah Pusat Informasi Jadwal Training / Seminar / Pelatihan PERAN LEMBAGA KERJA SAMA BIPARTIT DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL yang akan di selenggarakan oleh Semangatindo Training & Consulting, untuk mendapatkan informasi training lengkap serta mendaftarkan diri anda mengikuti training JUDUL yang akan kami selenggarakan, anda dapat menghubungi Tim Marketing via telepon atau sms di nomor 081226562746 – 087838196280 (WA), atau  mengirim surel di email kami marketing@semangatindo.com / trainingsemangatindo@gmail.com, anda dapat pula mengisi form request training / formulir pra registrasi yang tersedia pada situs kami.

Kami menyelenggarakan Public Training ataupun in House Training tentang PERAN LEMBAGA KERJA SAMA BIPARTIT DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL di berbagai kota besar di Indonesia yaitu Yogyakarta, Bandung, Jakarta, Tangerang, Bogor, Bali, Surabaya, Medan, Palembang, Riau, Padang, Lombok, Kupang, Balikpapan, Samarinda, Makasar, Malang, Batam, Semarang, serta kota-kota besar lainnya di Indonesia

Penyelenggaraan Training / Pelatihan PERAN LEMBAGA KERJA SAMA BIPARTIT DALAM HUBUNGAN INDUSTRIAL kami agendakan setiap bulan ( Januari / Februari / Maret / April / Mei / Juni / Juli / Agustus / September / Oktober / November / Desember ) dimana waktu pelaksanaan training dapat pula disesuaikan dengan kebutuhan anda.

 

ABSTRACT

Dengan diberlakukannya UU No. 13 Tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan, banyak terjadi perubahan di dalam pengaturan hubungan industrial. Beberapa hal yang penting antara lain berkaitan dengan perjajian kerja waktu tertentu, perjanjian pemborongan pekerjaaan dan penyediaan jasa pekerja/buruh, istirahat pankang, haid dan pengupahan.  Disamping itu permasalahan yang mungkin timbul juga terkait dengan bipartisme, peraturan perusahaan, perjanjian kerja bersama, pemogokan, pemutusan hubungan kerja, pension dan lain-lain.
Lembaga Kerja Sama (LKS) Bipartit adalah sarana konsultansi dan komunikasi antara pekerja/buruh atau organisasinya dan pengusaha di tingkat perusahaan untuk berbagai keperluan membangun hubungan industrial atau ketenagakerjaan dan tidak mengambil alih peranan perundingan antara serikat pekerja/serikat buruh dengan pengusaha.

COURSE CONTENT

  1.  Prinsip-prinsip Dasar Hubungan Industrial
  2.  Pelaksanaan  Hubungan Industrial dan Permasalahannya
  3. Hak Berserikat dan Kebebasan Berserikat
  4. Penyelesaian Perselisihan Hubungan Industrial
  5. Kasus-kasus Hubungan Industrial
  6. Ketentuan Dasar Pembentukan/ Keanggotaan SP
  7. Sanksi Atas Pelanggarannya
  8. Hak Pengusaha Membentuk/Menjadi Anggota Organisasi Pengusaha
  9. Kewajiban Membentuk LKS Bipartit &Unsur- unsur Anggotanya
  10. Fungsi Lembaga; Sanksi Atas Pelanggarannya
  11. Fungsi dan Keanggotaan LKS Tripartit; Keanggotaan Dalam ILO

 

WHO WILL BENEFIT/PARTICIPANT

Praktisi Hubungan Industrial, Manajer SDM, Pengurus Serikat Pekerja, Konsultan Hukum, dll.

PESERTA

Pelatihan ini sangat tepat untuk diikuti oleh Praktisi Hubungan Industrial, Manajer SDM, Pengurus Serikat Pekerja, Konsultan Hukum, dll

METODE

Presentation; Discussion; Case Study; Evaluation; Pre test & Post Test

Semangatindo Training & Consulting bekerjasama dengan trainer professional akan memberikan pemahaman secara komprehensif mengenai training tersebut.

Apabila Training/Pelatihan Ini Sesuai Dengan Kebutuhan Perusahaan anda, Silahkan Menghubungi Tim Marketing Kami Untuk Mendapatkan Surat Penawaran, Silabus Training, CV Instruktur dengan mengisi Form Request Training / Formulir Pra Registrasi Via Online  atau melalui Telp, Email, SMS, WA, BBM

Demikian kami sampaikan, atas perhatiannya, kami ucapkan terima kasih.

Salam Hangat

TIM MARKETING

Apabila judul yang anda cari tidak terdapat pada list jadwal training  maka anda dapat merequest judul pelatihan yang perusahaan anda butuhkan dengan menghubungi tim marketing kami.

Form Request Training
  1. Isi Data Berikut ( Tidak Mengikat )
  2. (required)
  3. (valid email required)
  4. (required)
  5. (required)
  6. (required)
  7. (required)
  8. (required)
  9. (required)
 

Leave a Reply